14 Titik Lampu Tenaga Surya di Merapi Mati Total

  • Whatsapp
MERAPI: Kawasan Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat yang saat ini lampu jalannya banyak yang mati, Rabu (12/8).

LAHATPOS.CO, Lahat – Sejumlah lampu penerangan jalan bertenaga surya di kawasan Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat Kabupaten┬áLahat, dikeluhkan masyarakat karena banyak yang mati.

Camat Merapi Barat, Sumarno SE MSi mengatakan, memang ada gangguan teknis pada penerangan lampu jalan bertenaga surya di Desa Merapi.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya sudah dilakulan perbaikan pada dua hari yang lalu, dan sempat sehari menyala, namun dihari berikutnya kembali rusak. Sedangkan untuk petugasnya kami tidak mengetahui asalnya dari mana, karena tak ada koordinasi,” terangnya kepada Lahat Pos, Rabu (12/8).

Lanjut dikatakannya, untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat terkait lampu tersebut, pihaknya telah melapor dan menyampaikan surat tertulis kepada Kabag Perlengkapan Pemkab Lahat.

“Berdasarkan laporan masyarakat, kemaren itu kami laporkan di Desa Merapi itu ada 14 titik lampu jalan mati, dan terkait kerusakan ini kami sudah surati kepada Kabag Perlengkapan Pemkab Lahat,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Perlengkapan Setda Lahat, Niel Andrin SE MAP menjelaskan, lampu jalan di Desa Merapi tersebut sebagian dikelola oleh dana desa dan penerangan jalan di jalan lintas merupakan ranah provinsi.

“Sebagian penerangan lampu jalan tenaga surya di Desa Merapi berdasarkan informasi merupakan bantuan dari CSR, kemudian untuk faktor kerusakan mungkin karena kendala terhadap baterainya,” ujarnya.

Dilain tempat, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat Drs H Sutoko MSi melalui Kasi Pengujian Sarana Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, Andri Yudhisthira SE mengatakan, untuk lampu jalan yang merupakan bantuan dari CSR atau yang memang pengadaan dari desa, untuk perawatannya kembali ke desa.

“Diketahui, faktor lampu jalan rusak yakni keamanan, umur dan perawatan. Kemudian untuk diketahui baterai atau lampu tenaga surya ini juga dengan massa paling lama 3 tahun,” ungkapnya. (zk)

Pos terkait