Berawal Lihat Anak anak Berbuat Tidak Senonoh

LAHATPOS.CO, Tanjung Sakti Pumi – Tepat pukul 13.00 WIB, puluhan anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, berdatangan ke sebuah tempat mengaji berukuran 15 meter persegi.

Ustadz Abi, panggilan Hendri Gozali (40), guru mengaji yang setiap hari mengajar mengaji di sana, menyalami satu persatu anak anak taman pendidikan Alqur’an yang berasal dari Desa Penandingan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi itu.

Saat ditemui awak media, sebelum memulai mengajar mengaji, Hendri menceritakan, awal mula berdirinya pengajian anak-anak yang Ia beri nama Wali Songo itu.

Berbekal ilmu agama pas pasan, dari salah satu pesantren di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Hendri memberanikan diri mengajar mengaji setahun belakangan ini.

“Tidak terasa sudah satu tahun, pengajian ini berdiri, tepatnya tahun 2019 bulan 8 saya bersama istri membuka pengajian ini,” ungkap suami dari ustadzah Lia Oktari (34), yang kerap disapa Umi oleh 90 orang santrinya.

Lebih lanjut Hendri menceritakan, awal mula berdirinya pengajian itu, saat dirinya tengah berjalan di pinggiran sungai tidak jauh dari desa tempat Ia tinggal, saat itu dirinya terkejut melihat anak-anak di bawah umur, tingkah lakunya seperti “orang dewasa”

“Lagi jalan-jalan di sungai melihat, anak-anak melakukan hal tidak senonoh, saya tegur dia melawan, disanalah awalnya saya buka pengajian ini,” ungkap Hendri, yang telah dikaruniai dua orang anak yang masih duduk di kelas 6 SD dan balita umur 2 tahun.

Selain punya misi menyelamatkan akhlak tunas muda di desa, tempat Ia tinggal 5 tahun belakangan ini, niatan pertama Hendri mengajar mengaji untuk bekal akhirat.

“Yang membuat saya betah mengajar mengaji, untuk kebutuhan di lubang kubur kelak,” ungkapnya.

Karena himpitan ekonomi, sempat terpikir untuk berhenti mengajar mengaji, dan kembali ke ke Baturaja, tempat Ia bersama istri mengais rezeki.

“Pernah terpikir kepengen kembali ke Baturaja untuk mencari rezeki, namun Allah punya cara lain, agar kami tetap bertahan mengajar mengaji, dengan adanya penghasilan sampingan buat kerupuk (jangek) yang kami jual ke warung-warung,” ungkapnya, ditambah kesibukan menyalurkan hobi membonsai tanaman.

Hendri mengajar mengaji, tidak sendirian, dibantu sang istri dan satu orang ustadzah dari desa setempat, sehingga pengajian Wali Songo yang Ia dirikan, disepakati wali santri memungut biaya setiap santri 5.000 hingga 10.000 persantri tiap minggunya.

“Awal berdiri bayaran Rp 5.000, tahun ini berubah menjadi Rp 10.000 peranak, sementara tempat mengaji kontraknya Rp. 1.800.000 pertahun, hasil sokongan wali murid per wali Rp 30.000,” ungkapnya.

Hendri juga mengucapkan, terima kasih kepada Kepala Desa Penandingan, Leo Andika SE, yang telah memberikan insentif kepadanya Rp 250.000 perbulan.

“Setiap triwulan dibantu Pak Kades, Rp 750.000, sementara pada kondisi pandemi ini, dapat bantuan melalui program PKH, syukur alhmadulillah,” ucapnya.

Terapkan metode hafalan, 90 orang santri Ustadz Hendri Ghozali, sudah pandai baca Alqur’an, Iqro, hafalan pendek dan bacaan sholat.

“Karena keterbatasan tempat mengaji, waktu mengaji dibagi 3 seasen, dari mulai pukul 13.00 WIB sampai pukul 17.30 WIB,” ungkapnya.

Sambung Abi Hendri, kedepan harapannya ada tempat menjadi khusus, seperti mushola.

“Efektifnya ada tempat mengaji khusus, selain masjid, dan ada buku bacaan disela santri, menggu giliran mengaji,” tuturnya. (Hendra Suhermanto)

BERITA TERBARU

Minta Plasma 20 -30 Persen kepada PT SMS

LAHATPOS.CO, Lahat - Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Sawit Mas Sejahtera (PT. SMS) kepada pemerintah dipertanyakan warga 14...

Kontes Bonsai Kelapa Ditunda Maret 2021

LAHATPOS.CO, Lahat - Pameran dan kontes Bonsai Kelapa Indonesia (BKI) Kabupaten Lahat resmi ditunda pada Maret. Kegiatan itu yang semulanya direncanakan pada...

Mirip di CCTV, Pria Diduga Pelaku Pencurian Warung Ani Ditangkap Warga

LAHATPOS.CO, Lahat - Seorang pria mengaku bernama Beni Adahar (18), asal SP 4 Bumi Lampung, ditangkap warga di Simpang Empat Desa Tanjung...

Akun Facebook Ketua Fraksi Partai Demokrat Lahat di Hack

LAHATPOS.CO, Lahat - Akun Facebook (FB) milik Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lahat, Ahmad Barmawi di hack (retas) orang lain. Oleh pelaku,...

Suzuki Luncurkan Produk Baru

LAHATPOS.CO, Lahat - PT Suzuki Indo Mobile Sales, Kamis (21/1) resmi melaunching produk baru di tahun 2021 yaitu New Carry Pick Up....

Terbengkalai di Depan Rumah Pejabat

LAHATPOS.CO, Pagaralam- Banyak program yang dibuat pemerintah pusat untuk kemajuan dan perkembangan daerah, namun hal ini tidak sesuai perencanaan. Sehingga terkesan menimbulkan...

Berawal Lihat Anak anak Berbuat Tidak Senonoh

LAHATPOS.CO, Tanjung Sakti Pumi - Tepat pukul 13.00 WIB, puluhan anak-anak usia 5 hingga 11 tahun, berdatangan ke sebuah tempat mengaji berukuran...

AGPAII Tolak Rekruitmen CPNS dan PPPK Minus Guru Agama

LAHATPOS.CO, Jakarta - Menyikapi, rekruitmen CPNS (yang tidak menyertakan guru sebagai bagian dari proses rekruitmen melalui CPNS) dan 1 juta tenaga guru...

Rangking 5 Sumsel

LAHATPOS.CO, Lahat - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Indonesia, menempatkan SMA Unggul Negeri 4 Lahat urutan ke 5 se Sumatera Selatan,...