Paralayang Pagaralam Jadi Magnet Wisatawan

LAPOS, Pagaralam – Kota Pagaralam memiliki destinasi wisata terbaik di Sumatera Selatan. Salah satunya puncak bukit Tugu Rimau yang ada di bawah kaki Gunung Dempo.

Keindahan Gunung Dempo dikelilingi perkebunan teh menjadi tempat favorit penggemar Paralayang.

Pada 2004 lalu kawasan Gunung Dempo pernah digelar Pekan Olahraga Nasional (PON). Di kawasan Gunung Dempo juga sudah baik untuk melakukan take up dan landing untuk para atlit Paralayang sambil menikmati keindahan kota.

Tingginya suatu tempat untuk melakukan take up, membuat Mukhlis dan rekannya mencoba terbang mengelilingi perkebunan teh.

Ia sendiri berasal dari Sumatera Barat dan pernah mengikuti kejuaraan PON 2016, serta menjadi judge (juri) di puncak Bogor dalam gelaran Aswan Ganas pada 2018.

“Mempunyai puncak yang sangat tinggi dan keindahan pesona alam, memang sangat pantas untuk melakukan olahraga udara seperti Paralayang, mengingat Pagaralam pernah menjadi tuan rumah perhelatan PON pada tahun 2004 lalu,” ujar Mukhlis salah satu penerbang Paralayang dari Sumatera Barat.

Sengaja datang ke Pagaralam, lanjut Mukhlis, untuk mencoba menjajal adrenalin olahraga Paralayang. “Sangat menarik bisa terbang di kebun teh menikmati keindahan Kota Pagaralam,” jelasnya.

Selain itu, Mukhlis menambahkan, setelah mencoba take up dari kawasan Gunung Dempo dan landing di Lapangan Tangga 2001, membuat masyarakat antusias menyaksikan aksinya.

“Adanya olahraga Paralayang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun internasional untuk datang ke Pagaralam,” tuturnya.

Sementara, Tama salah satu masyarakat yang melihat langsung Paralayang mengatakan, merasa senang dan bangga melihat aksi Paralayang di kawasan Gunung Dempo.

“Saya juga baru tau yang melakukan aksi tersebut dari orang luar daerah,  ya pokoknya bangga sekali sampai orang luar mau melakukan aksi di kota kita ini,” kata Tama.

Lanjut Tama, artinya Kota Pagaralam sendiri sangat memiliki tempat yang indah dan puncak tertinggi di Sumatera Selatan.

“Semoga saja untuk kedepannya adrenalin Paralayang ini dapat dinikmati oleh masyarakat umum meski itu dipasang tarif, saya yakin masyarakat banyak yang ingin mencoba adrenalin ini,” tuturnya. (Wahyu)

BERITA TERBARU

Minta Plasma 20 -30 Persen kepada PT SMS

LAHATPOS.CO, Lahat - Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Sawit Mas Sejahtera (PT. SMS) kepada pemerintah dipertanyakan warga 14...

Kontes Bonsai Kelapa Ditunda Maret 2021

LAHATPOS.CO, Lahat - Pameran dan kontes Bonsai Kelapa Indonesia (BKI) Kabupaten Lahat resmi ditunda pada Maret. Kegiatan itu yang semulanya direncanakan pada...

Mirip di CCTV, Pria Diduga Pelaku Pencurian Warung Ani Ditangkap Warga

LAHATPOS.CO, Lahat - Seorang pria mengaku bernama Beni Adahar (18), asal SP 4 Bumi Lampung, ditangkap warga di Simpang Empat Desa Tanjung...

Akun Facebook Ketua Fraksi Partai Demokrat Lahat di Hack

LAHATPOS.CO, Lahat - Akun Facebook (FB) milik Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Lahat, Ahmad Barmawi di hack (retas) orang lain. Oleh pelaku,...

Suzuki Luncurkan Produk Baru

LAHATPOS.CO, Lahat - PT Suzuki Indo Mobile Sales, Kamis (21/1) resmi melaunching produk baru di tahun 2021 yaitu New Carry Pick Up....

Minta Plasma 20 -30 Persen kepada PT SMS

LAHATPOS.CO, Lahat - Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit PT Sawit Mas Sejahtera (PT. SMS) kepada pemerintah dipertanyakan warga 14...

Kontes Bonsai Kelapa Ditunda Maret 2021

LAHATPOS.CO, Lahat - Pameran dan kontes Bonsai Kelapa Indonesia (BKI) Kabupaten Lahat resmi ditunda pada Maret. Kegiatan itu yang semulanya direncanakan pada...

Mirip di CCTV, Pria Diduga Pelaku Pencurian Warung Ani Ditangkap Warga

LAHATPOS.CO, Lahat - Seorang pria mengaku bernama Beni Adahar (18), asal SP 4 Bumi Lampung, ditangkap warga di Simpang Empat Desa Tanjung...

Kontrak 86 Pendamping Lokal Desa Diperpanjang

LAHATPOS.CO, Lahat - Di tahun 2021 ini pemerintah pusat melalui Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi memastikan tetap melanjutkan kontrak pemanfaatan...