Polres Lahat Berhasil Mengungkap Kasus Pembunuhan di Desa Kebur

  • Whatsapp
Pimpin : Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA memimpin press conference kasus pembunuhan.

Lahat – Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA yang didampingi oleh Waka Polres Lahat Kompol Budi Santoso SSos, Kasat Reskrim AKP H Barmawi SIK SH, Kapolsek Merapi Barat Iptu Samsuardi, Kanit Reskrim Polsek Merapi, dan Kasubag Humas Polres Lahat Iptu Hidayat melaksanakan press conference kasus pembunuhan terhadap korban atas nama Ehwani (50).

Kronologis kejadian pada Senin 6 Juli 2020, sekitar pukul 13.30 WIB telah terjadi tindak pidana pembunuhan di Desa Kebur, Kecamatan Merapi Barat yang mana awal mulanya korban atas nama Ehwani (50) warga Desa Banjar Sari, Kecamatan Merapi Timur bersama saksi Jony Aprianto berboncengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio warna hitam dari arah Lahat menuju Merapi dan saat diperjalanan di Desa Ulak Pandan berpapasan dengan tersangka Joniansyah (39) yang mengendarai sepeda motor Beat warna putih. Kemudian timbul niat tersangka untuk membalas dendam lama, selanjutnya TSK langsung memutar balek arah dan mengikuti korban dari arah belakang.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, sesampainya di TKP Desa Kebur tersangka memepet motor korban dan langsung membacokkan pisau ke arah korban dengan membagi buta, dan korban terjatuh, namun bisa kembali lagi berdiri dan berlari, akan tetapi tersangka terus mengejar dan kembali menusuk perut korban sebanyak dua kali, akhirnya korban meninggal dunia di TKP.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah SIK MH CLA mengungkapkan motif tersangka, lantaran balas dendam terhadap korban, yang mana pada bulan Februari 2019, korban dan tersangka telah terjadi selisih paham yang mengakibatkan tersangka mengalami luka pada bagian kepala dan kaki.

“Dulunya sempat selisih paham. Namun tidak ada perdamaian sampai dengan saat kejadian sekarang ini,” ungkap Kapolres Lahat.

Diungkapkan Kapolres Lahat, modus penangkapan setelah adanya informasi dari para saksi dan dikuatkan adanya rekaman CCTV.

“Tersangka bisa diamankan pada saat sedang bekerja, dan pada saat dilakukan penangkapan tersangka tidak melakukan perlawanan,” tutur Irwansyah.

Lanjut dijelaskan Kapolres Lahat, adapun barang bukti yang diamankan, dua buah pisau yang ada di TKP, dua unit ranmor milik korban dan tersangka, satu helai celana panjang jean warna coklat, satu buah kaos warna putih dan ikat pinggang kulit warna coklat.

“Tersangka dikenakan perkara Pasal 338 KUH Pidana atau 340 KUH Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Merapi Barat guna penyidikan lebih lanjut,” jelasnya. (zk)

Pos terkait