oleh

Ada Petugas Sampah Datang, Ibu ibu Prumnas Bukan Main Senangnya

LAHATPOS.CO, Lahat Selatan – Warga Prumnas Griya Rafika 1 yang terletak di ujung Desa Tanjung Payang, bukan main senangnya. Melihat kedatangan petugas sampah di prumnas tersebut, sekitar pukul 06.00 WIB, Selasa (12/1).

Terutama ibu ibu, begitu petugas sampah membunyikan klakson bentor dan meneriakan sampah sampah, ibu ibu langsung mengambil sekantong plastik berisi sampah di rumah masing masing. Kemudian sampah diletakan di depan rumah masing masing, lalu diambil petugas sampah, dimasukan ke dalam bentor.

Anshori (45), petugas sampah mengatakan, ia bersama rekannya, setiap 2 kali, dalam seminggu, akan mengambil sampah rumah tangga di setiap prumnas Desa Tanjung Payanag. Dimulai dari kawasan Rimba Bedug, lanjut ke arah Prumnas Griya Rafika 1, 3, 4, kemudian berbelok sampai ke Jembatan Lematang.

“Khusus untuk Prumnas Griya Lematang Asri tidak dengan kami.Mereka sudah langganan dengan petugas sampah dari DLH Lahat. Mereka juga baru beberapa minggu ini bergerak,” ujarnya.

Nah, untuk biayanya. Pendaftaran awal Rp 10 ribu. Duit itu sudah termasuk iuran sebulan berjalan. Nanti dibulan berikutnya bayar lagi Rp 10 ribu. Terus setiap bulan.

“Warga yang sudah mendaftar, langsung ditempel stiker tertulis “Anggota Kebersihan Lingkungan”. Ini menandakan berlangganan pemungutan sampah,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Tanjung Payang Mohammad Heru mengatakan, uang iuran Rp 10 ribu itu adalah hasil kesepakatan bersama warga dan Pemerintah Desa Tanjung Payang, pada saat rapat bersama di Rimba Bedug.

Dari hasil rapat itu, maka itulah yang dijalankan. Kegunaan uang itu untuk membiayai operasional petugas sampah. Seperti gaji dan peralatan mengangkut sampah.

Lebih jauh Heru menyampaikan, program mengambil sampah ke rumah penduduk, merupakan salah satu Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tanjung Payang. Jika pendapatan dari iuran sampah ini ada lebihnya, nanti akan dibelikan lagi bentor. Karena bentor baru ada satu unit.

Oleh karena itu, Heru mengajak warga Desa Tanjung Payang maupun dilingkungan Prumnas, agar berlangganan dengan petugas sampah. Inilah solusi dapat mengatasi persoalan sampah.

Feri dan Aldin, warga Tanjung Payang mengaku tidak keberatan dengan biaya Rp 10 ribu per bulan. Itu sangat murah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kades maupun Perangkatnya. Juga kepada Pak Camat yang begitu perhatian terhadap sampah. Yang jelas, ibu ibu sangat senang adanya petugas sampah,” ucapnya. (dn)

Komentar

News Feed