oleh

Dukcapil Lahat Sarankan Buat KIA Secara Kolektif

-Lahat-1 views

LAHATPOS.CO, Lahat – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lahat Yohn Tito SH MM melalui Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK), Hj Novita Anggraini SE MM menyarankan kepada warga, bahwa pengajuan pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA), dapat dilakukan secara kolektif (bersama sama) yang dikoordinir kecamatan. Hindari mengajukan pembuatan KIA sendiri sendiri.

Novita menjelaskan, proses pengajuan KIA, dimulai dari warga mengajukan kepada kepala desa tempat tinggalnya. Lalu, kepala desa membawa berkas tersebut ke kantor kecamatan masing masing. Petugas kecamatan mengumpulkan berkas pengajuan KIA tersebut secara kolektif. Baru dibawa ke kantor Dukcapil Lahat untuk dilakukan pencetakan.

Contoh KIA usia anak di bawah 5 tahun tanpa foto

Selesai dicetak, Dukcapil menyerahkan KIA kepada pihak kecamatan. Oleh pihak kecamatan menyerahkan kepada kepala desa. Lanjut kepala desa menyerahkan KIA kepada warga yang bersangkutan.

“Prosedur ini kami bikin, supaya petugas kami lebih mudah mengerjakannya, dan proses pendistribusiannya lebih aman,” ucapnya, dibincangi koran ini diruang kerjanya, kemarin.

CContoh KIA usia anak di atas 5 tahun ada foto

Novita mengingatkan masyarakat yang mengajukan pembuatan KIA secara perorangan, terpaksa pihaknya tolak. Hal ini untuk menghindari penumpukan data KIA, meminimalisir kebingungan operator dalam melayani masyarakat. “SDM kita masih terbatas, lebih baik ikuti prosedur saja,” ucapnya.

Apalagi saat ini masyarakat sudah mengetahui pentingnya KIA. Informasi yang kami terima, KIA akan menjadi salah satu persyaratan anak anak dapat mendaftar masuk sekolah. Sehingga para orang tua agak khawatir anaknya terkendala masuk sekolah lantaran belum punya KIA.

Menjawab kegelisahan orang tua, lanjut Novita, merencanakan mengirimkan surat kesetiap sekolah, agar dapat mengkoordinir siswa dalam pembuatan KIA. Kalau sekolah yang mengkoordinirnya, Ia optimis pendistribusian KIA menjadi lebih mudah dan rapi.

“Jadi tidak perlu orang tua siswa datang sendiri ke Dukcapil membuat KIA, tapi cukup menyerahkan persyaratan pengajuan KIA ke sekolah. Nanti pihak sekolah secara kolektf membawa berkas pengajuan itu kepada kami. Setelah KIA selesai kami cetak, akan kami serahkan kepada pihak sekolah. Selanjutnya pihak sekolah membagikan kepada orang tua siswa masing masing,” ucapnya.

Novita menjelaskan, KIA diperuntukan bagi anak  usia sampai 17 tahun. “Pembuatan KIA gratis. Syarat berkas pengajuannya meliputi pas foto 2×3 untuk anak yang usia diatas lima tahun, anak dibawa lima tahun tidak menggunakan foto. Kemudian, foto copy akta kelahiran anak dan foto copy kartu keluarga,” ucapnya.

Lahat termasuk kabupaten beruntung karena sudah bisa mencetak KIA. Dari 17 kabupaten/kota se Sumsel. Hanya lima kabupaten yang mencetak KIA diantaranya, Lahat, Pagaralam, PALI, Muba, dan Banyuasin. “Syarat untuk dapat cetak KIA, cakupan pencetakan akte kelahiran diatas 85 persen. Dan, Lahat sudah diatas angka itu. Palembang saja baru tahun ini mencetak KIA,” pungkasnya. (dn)

Komentar

News Feed