oleh

Refleksi Amanah Seorang Wakil Rakyat

-Politik-53 views

// Catatan Hati Nurani Seorang Pirdaus)

Kurang dari 1 bulan kita sementara menuju puncak Pilpres dan pilcaleg, bersama semua bagian dari Tim Pemenangan Pirdaus , kita sudah cukup banyak menguras pengorbanan baik korban waktu, tenaga dan dana. Dan semua pengorbanan tersebut kita pahami bersama adalah bagian dari perjuangan dari rakyat, karena rakyat dan untuk rakyat.

Persaingan meraih simpati masyarakat di tempuh setiap caleg dengan cara yang beragam, apapun perjuangan mereka harus tetap kita apresiasi sebagai sesama anak bangsa yang ingin berbuat bagi bangsa dan daerah yang kita cintai. Berbeda partai politik sekalipun harus tetap di pahami bahwa kita semua adalah sama-sama anak bangsa yang berada di bawah satu rumah bernama Indonesia.

Kita sudah berjuang dengan segala pengorbanan melakukan begitu banyak hal positif yang focus utamanya adalah menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, entah itu kegiatan yang di publish media dan di ketahui public ataupun tidak di ketahui public. Tapi apapun yang sudah kita kerjakan sampai saat ini, saya tetap menanam kesadaran diri yang sangat dalam  bahwa ini bukan perjuangan pribadi tapi perjuangan bersama rakyat.

Dari hati saya yang paling dalam, setiap dukungan dan kepercyaan rakyat secara tulus tidak akan pernah menjadi “kebanggaan diri “ untuk unjuk gigi di depan public. Dari hati saya paling dalam, semua dukungan dan kepercayaan tersebut di sadari sebagai bentuk panggilan dan tanggung jawab pengabdian yang kelak mutlak di jawab dengan “kerja keras” dan “kerja cerdas”.

Menata Kabupaten Lahat tidak hanya terkait dengan penataan infrastruktur public tapi juga tidak terlepas dengan memberdayaan sumber daya manusia yang ada di dalamnya. Ini sebuah tantangan untuk bisa bekerja sama dalam menata segala keruwetan pembangunan menjadi sebuah layanan public yang akan terasa dampak positifnya. Ini bukan hal yang mudah tapi tidak akan menjadi sulit jika semua elemen masyarakat solid dan sepakat memikul tanggung jawab ini bersama-sama.

Kekurangan orang lain tidak lagi di pandang sebagai celah untuk di serang dengan itikad yang tidak baik. Kekurangan orang lain akan memberi kita peluang untuk melengkapinya dengan kelebihan yang kita miliki. Kelebihan kita pun tidak mesti membuat kita merasa punya hak untuk menginjak orang lain, sebaliknya dengan adanya kelebihan  tersebut memberi kita amanah untuk berbuat positif bagi orang lain.

Saya sadar sebagai seorang calon wakil rakyat, harus terus belajar dan harus belajar mau lebih banyak mendengar suara rakyat sebelum saya bicara atas nama rakyat. Dan juga sebagai mitra perjuangan, semua masyarakat harus tetap memahami bahwa tidak ada wakil rakyat yang sempurna dan tidak ada kekurangan. Segala kekurangan dan kendala akan terselesaikan jika kita mau saling melengkapi.

Tidak ada apapun yang bisa saya garansi untuk berjuang di parlemen kelak atas nama rakyat selain “Totalitas Perjuangan dan Pengabdian untuk Rakyat”. Dan untuk mengerjakan ini saya tidak bisa melakukannya seorang diri, saya membutuhkan uluran tangan dukungan dari seluruh masyarakat yang ada. Saya ingin mengajak untuk pada tanggal 17 April 2019 menggunakan hak suara anda dengan hati nurani dan tidak akan pernah mau mengizinkan di dikte dengan “money politic”. Ijinkan saya memberikan sebuah “etalase politik” yang sekalipun menantang arus tapi bisa mewariskan sebuah teladan politik yang bermarbabat bagi anak cucu kita. Karena di tangan mereka juga kelak akan membuat Kab Lahat dan Sumsel  menjadi berbeda.

Seperti apa Lahat dan Sumsel  kelak tergantung seperti apa kita hari ini! Keputusan suara anda hari ini akan menentukan seperti apa Lahat dan Sumsel  lima tahun ke depan. Mari bersama “Pirdaus ” berjuang bersama melalui DPRD Lahat  Dapil 1 Kota Lahat. Partai Bulan Bintang No urut 7 InsaAllah Tuhan akan selalu menyertai dan merestui niat baik kita semua. Pirdaus Sanak Kite Pirdaus Milenial. (*)

Komentar

News Feed