oleh

Jalan Jembatan Tunggang Pumi Putus, Kecamatan Pumu Terisolir

Jalan Jembatan Tunggang Desa Gunung Kerto Kecamatan Tanjung Sakti Pumi yang amblas karena diterjang derasnya aliran air sungai manna

LAHATPOS.CO, Tanjung Sakti Pumi – Derasnya hujan yang mengguyur Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumu, dari Jum’at pagi hingga Sabtu (27/4) dini hari mengakibatkan aliran anakan sungai manna yang menyisiri wilayah Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumu meluap hingga menutupi badan dan memutuskan ruas jalan Jembatan Tunggang yang terletak di Desa Gunung Kerto Kecamatan Tanjung Sakti Pumi.

Akibat terputusnya jalan yang penghubung jembatan itu, 1 kecamatan yakni Kecamatan Tanjung Sakti Pumu dan 4 Desa di Kecamatan Tanjung Sakti Pumi terisolir.

Dedi Maryono, warga Desa Lubuk Tabun Kecamatan Tanjung Sakti Pumi yang desanya terisolir mengungkapkan, dari Jum’at pagi hujan tidak henti-hentinya mengguyur Kecamatan Tanjung Sakti Pumi dan Pumu sehingga mengakibatkan air sungai manna meluap.

“Semalam air menutupi jalan Desa Gunung Kerto dan Lubuk Tabun, Nah pagi ini baru kami ketahui rupanya jalan jambat tunggang sudah terputus, sehingga kami tidak bisa lagi untuk menyeberang ke Desa Gunung Kerto dan berkatifitas ke Kecamatan Pumi dan Kota Pagar Alam,” ungkapnya, Sabtu (27/4).

Luapan air sungai manna bukan saja telah memutuskan jalan jambat genting, 1 Dusun di Desa Negeri Kaya malam itu juga terendam banjir, meski tidak ada korban jiwa, warga yang pemukimannnya terendam terpaksa harus mengungsi untuk menyelamatkan diri.

“Air sungai manna meluap menutupi bronjong penahan air sungai, rumah-rumah warga terendam setinggi lutut orang dewasa, semalam kami langsung mengungsi,” ungkap Lalan warga Desa setempat. (hendra)

Komentar

News Feed