oleh

Cik Ujang: Semoga Ada Putri Indonesia dari Lahat

-Metropolis-46 views

Bupati Lahat Buka Festival Tari Kreasi dan Lagu Daerah

LAHATPOS.CO, LAHAT – Bupati Lahat Cik Ujang SH menghadiri acara Festival Kreasi dan Lagu Daerah se-Kabupaten Lahat yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, sekaligus membuka secara resmi kegiatan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lahat ke-150 perayaan XXI tahun 2019 dengan tema “Wujudkan Masyarakat Kabupaten Lahat Ber-Cahaya”, Selasa (39/4/2019) pukul 08.00 WIB di Taman Remaja Rekreasi Ribang Kemambang Lahat.

Turut hadir pada tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Lahat, Lidya Wati Cik Ujang, Kapolres Lahat, AKBP Ferry Harahap SIK, Kasdim 0405/ Lahat Mayor Inf M Agussalim, Ketua Pengadilan Negeri Lahat Yoga DA Nugroho SH MHI, Staf Ahli, Jajaran OPD, Camat, Lurah dan seluruh peserta lomba tari kreasi dan lagu daerah.

Bupati Lahat Cik Ujang dan Ketua TP PKK Lahat Lidya Wati Cik Ujang

Cik Ujang mengatakan, atas nama Pemerintah dan pribadi ia mengapesiasi kegiatan ini untuk menggali dan mengembangkan dan melestarikan Seni Budaya Tradisional. Pelestarian ini tetap dijaga seperti Petata Petitih Baghi.

“Saya berharap bagi para juri bekerja secara profesional untuk mencari bibit peserta yang ada di Kabupaten Lahat yang Bercahaya. Insyallah Bujang Gadis Lahat kedepan tidak hanya Bujang Gadis Lahat, semoga Lahat ada Putri Indonesia dari Lahat kedepannya mungkin 2021-2022,” ujarnya.

Kepada Kepala Dinas Pariwisata, Cik Ujang mengucapkan terima kasih. Silahkan undang setiap desa untuk meriahkan ulang tahun Kabupaten Lahat. Lahat banyak pariwisata tapi masih banyak yang belum dikenalkan, seperti air terjun dan megalit.

“Kepala Dinas Pariwisata coba survei Bukit Jempol, Bukit Besar, dan Pelatihan Gajah. Kita buat kerjasama dengan Provinsi menjadi kebun binatang pakai kereta gantung. Tinggal pemerintahnya. Pelatihan gajah ke bukit jempol, insyallah bukan Kabupaten Lahat saja yang akan menikmati wisata alam Lahat. Saya yakin kabupaten tetangga pun akan berdatangan untuk menikmati wisata alam yang berada di Merapi,” terangnya.

Selain itu, pariwisata paling bagus hutan suaka akan alam. Saya sudah survei kesana, sangat bagus. Insyallah akan banyak wisatawan dalam maupun luar kabupaten akan berdatangan. Asal dikelola dengan benar dan juga membangun perekonomian rakyat. “Jika ramai pengunjung, otomatis akan menghasilkan  pendapatan warga Desa Merapi yang ada di sana,” pungkasnya. (dn)

Komentar

News Feed