oleh

Kepala KPPN Lahat: THR Dibayar 24 Mei 2019, Gaji ke-13 Dibayar 2 Juli 2019

-Metropolis-142 views

LAHATPOS.CO, Lahat – Kementerian Keuangan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan akan melaksanakan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji/penghasilan ke-13 tahun 2019.

Pembayaran THR dan gaji/penghasilan ke-13 yang diperuntukkan Pegawai Negeri Sipil, Prajurit TNI, anggota Polri, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan didasarkan pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2019 tentang Perubahan Ketiga Atas PP Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun atau Tunjangan ke-13. Demikian dijelaskan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kabupaten Lahat, Ahmad Fauzi SIP MSi.

“Ya, lanjut di Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2019 pemberian tunjangan hari raya kepada PNS, Prajurit TNI, anggota Kepolisian, pejabat Negara, penerima pensiun dan penerima tunjangan,” jelasnya, Senin (13/5).

Dijelaskan Fauzi, dasar Peraturan Pemerintah juga dari PP Nomor 37 Tahun 2019 tentang pemberian Tunjangan Hari Raya kepada pimpinan dan pegawai non pegawai negeri sipil pada lembaga nonstruktural dan PP Nomor 38 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2017 tentang pemberian penghasilan ke 13 kepada pimpinan dan pegawai nonpegawai negeri sipil pada lembaga nonstruktural.

“Begitu juga THR dan penghasilan ket 13 diberikan kepada pimpinan dan pegawai non PNS pada lembaga non struktural,” sampainya.

Pedoman lain dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 57/PMK.05/2019 tentang perubahan ketiga atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.05/2016 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pemberian gaji, pensiun atau tunjangan ketiga belas kepada pegawai PNS, prajurit TNI, anggota kepolisian, pejabat negara dan penerima pensiun atau tunjangan.

“Penerima tunjangan tersebut bersumber pada anggaran pendapatan belanja negara,sesuai dengan petunjuk teknis pelaksanaan pemberian THR dalam PMK nomor 58,” jelasnya.

Teknis pemberian THR dan penghasilan ke 13 juga untuk pimpinan dan pegawai nonPNS pada lembaga nonstruktural yang bersumber dari APBN sesuai dengan PMK Nomor 59/PMK.05/2019 dan PMK nomor 60/PMK.05/2019 tentang perubahan kedua atas PMK Nomor 75/PMK.05/2017. “Pimpinan akan mendapatkan THR dan gaji ke-13 sesuai dengan teknis pemberian,” katanya.

Di ruang kerjanya, Fauzi juga mengharapkan dalam kelancaran dan ketepatan waktu pembayaran THR dan Gaji/Penghasilan ke 13, KPNN Lahat akan melaksanakan langkah-langkah mulai berkoordinasi dengan satuan kerja lingkup wilayah kerja masing-masing untuk segera menyiapkan SPM untuk pembayaran THR dan gaji/penghasilan ketiga belas. Dengan ketentuan Satker melakukan update aplikasi GPP/BPP/DPP versi bulan Mei dan aplikasi SAS versi 19.0.3

“Satker sudah menyampaikan SPM THR mulai tanggal 13 Mei 2019 ke KPPN, dan SP2D diterbitkan 24 Mei 2019,” terangnya.

Selanjutnya dalam hal Satker menyampaikan SPM THR mulai 24 Mei diterbitkan dengan tanggal aktual, dilanjutkan pembayaran gaji/penghasilan ketiga belas dengan ketentuan Satker menyampaikan SPM gaji/penghasilan ketiga belas ke KPPN setelah satker mengajukan SPM(Surat Perintah Membayar) gaji bulan Juli 2019 dengan penerbitan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) diberi tanggal 2 Juli 2019.

“Dalam hal satker menyampaikan SPM gaji/penghasilan ke 13 ke KPPN mulai 2 Juli, SP2D diterbitkan dengan tanggal aktual, namun pembayaran juga disesuaikan dengan pedoman petunjuk teknis yang sudah ditetapkan,” jelasnya kembali.

THR dan gaji ke-13 diberikan ke PNS, prajurit TNI anggota Polri, pejabat negara penerima pensiun dan penerima tunjangan serta kepada pejabat lain dan pegawai lainnya yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian/pejabat yang memiliki kewenangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“THR dan gaji ke 13 diberikan ditempat ditugaskan baik didalam maupun diluar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi induknya, begitu juga yang diberhentikan sementara karena diangkat menjadi komisioner atau anggota LNS, serta merupakan penerima uang tunggu,” tegasnya.

Untuk THR dan Gaji Ke -13 diberikan kepada CPNS, sedangkan PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri yang sedang cuti diluar tanggungan negara atau ditugaskan diluar instansi pemerintah baik didalam maupun luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi tempat ditugaskan.

“Jika mereka menerima lebih dari satu THR dan Gaji ke -13 maka diberikan salah satu yang jumlahnya lebih besar,” terangnya

THR dan gaji ke -13 diberikan sebesar gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan/tunjangan umum dan tunjangan kinerja, sedangkan untuk pensiun/tunjangan diberikan sebesar pensiunan pokok, tunjangan keluarga, dan tunjangan tambahan penghasilan. “Penerima pensiunan dan penerima tunjangan sekaligus mereka yang menerima pensiunan janda/duda,” ucapnya.

THR diberikan sebesar penghasilan bulan April sedangkan gaji ke-13 diberikan sebesar penghasilan bulan Juni dan tidak dikenakan potongan iuran atau potongan pajak penghasilan.

“Tanpa potongan-potongan, gaji dan THR diberikan begitu juga tidak termasuk jenis tunjangan bahaya, risiko, pengamanan dan tunjangan lain yang sejenis hal tersebut didasarkan pada peraturan perundang-undangan atau internal K/L,” ungkapnya.

Untuk pimpinan dan pegawai nonPNS pada lembaga non struktural THR diberikan sebesar penghasilan bulan April dan Gaji ke-13 dibulan Juni sebesar maksimal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan.

“Insya Allah kita akan cairkan pembayaran THR Jumat (24/5) dan Gaji K-13 mulai Minggu (2/6) atau Seninnya (3/6),” pungkasnya. (48)

Komentar

News Feed