oleh

Terjadi Penembakan oleh Petugas Pengamanan PT Lonsum kepada Seorang Warga Suka Makmur

-Kriminal-1.418 views

LAHATPOS.CO, Lahat – Insiden kekerasan berujung penembakan terhadap salah satu warga Desa Sukamakmur SP3 Kecamatan Gumay Talang yang terjadi lingkungan PT PP London Sumatera Lahat lokasi 63 Km, sekitar pukul 11.40 WIB Selasa (28/5/2019 mengakibatkan seorang petani bernama Suherman alias Anggok Bin Umar (42) mengalami luka dibagian atas lutut kakinya.

Salah satu warga Desa Sukamakmur yang  namanya minta untuk tidak dituliskan  menjelaskan, kejadian ini berawal saat Anggok bersama ayahnya Umar bin Baki (80) dan adiknya Wiriyadi bin Umar (32)  bertandang ke kantor PT Lonsum yang berlokasi tidak jauh dari kediamannya.

Anggok ingin menemui inisial Fkr salah satu Manajer di perusahaan ini untuk menanyakan masalah lahan milik keluarganya, namun Anggok diminta untuk menunggu oleh salah satu anggota Kepolisian selaku Petugas Pengamanan yang berjaga di perusahaan tersebut.

Lantaran orang yang maksud tidak juga menemuinya,  Anggok merasa kesal dengan mengeluarkan kata-kata sedikit keras sehingga terjadi adu mulut dengan petugas. Dari adut mulut tadi, membuat  tersinggung salah satu petugas pengamanan perusahaan.

Melihat keributan ini petugas keamanan lainnya langsung menembakan senjata berpeluru karetnya tepat mengenai bagian lutut kanan kaki tamunya ini.

Umar melihat anak kandungnya ditembak kakinya, ikut emosi. Juga tidak kalah emosi sang adik kandung Wiriadi tak bisa lagi menyembunyikan kesedihanya, shingga nampak keributan disekitar Pos Security Perusahaan yang mengelola buah sawit ini.

“Usai kejadian ini ketiga warga langsung dibawa ke Polda Sumatera Selatan di Palembang yang sebelumnya dilakukan pengobatan terlebih dahulu disalah satu rumah sakit Muara Enim dan saat ini (29/5) tengah dilakukan pengobatan secara intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang,” ujar sumber tersebut.

Terpisah, Kapolres Lahat AKBP Ferry Harahap SIK MSi membenarkankan  adanya kekerasan dan penembakan terukur di lokasi wilayah hukumnya.

“Benar, kemarin sekitar tengah hari ada kejadian kekerasan penembakan terukur dan itu terjadi antara warga dengan anggota Kepolisian Daerah Lahat,  sehingga permasalahan ini tengah ditangani oleh Polda Sumsel di Palembang. Semoga saja ini hanya kesalahpahaman diantara kedua pihak sehingga dapat diselesaikan dengan musyawarah,” ujar Ferry.

Ferry berharap ada pendekatan diantara kedua belah pihak, sehingga tidak panjang dan berlarut-larut.

Hingga saat ini Anggok dan Wiriadi beserta 1 Unit Mobil Strada warna hitam  berada di Palembang untuk menjalani pemeriksaan. Sementara ayahnya Umar Bin Baki sudah kembali kumpul dengan keluarganya, kembali pulang ke desanya pada saat dilakukan pengobatan luka kaki Anggok di rumah sakit Muara Enim. (dn)

Komentar

News Feed