Pernikahan Dini Picu Anak Stunting

LAHATPOS.CO, Lahat – Selain pola asuh yang kurang baik, akses layanan kesehatan yang terbatas, minimnya makanan bergizi hingga akses air bersih dan sanitasi, pernikahan dini rupanya juga jadi pemicu adanya anak stunting.

Untuk itu, guna mencegah timbulnya anak stunting akibat pernikahan dini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lahat sudah memberikan penjelasan kepada Kemenag Kabupaten Lahat, agar mampu tegas menjalankan aturan batas minimal usia pasangan menikah.

“Karena menurut hasil penilitian, wanita yang menikah saat usia dini reproduksinya masih kategori belum mapan,” kata Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra ST MT, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan SDM, Dedi Supriadi SE, Senin (24/5).

Menurut Dedi, pencegahan stunting ini juga bisa dilakukan oleh pihak Kemenag Lahat, dengan cara menegaskan larangan menikah usia dini, dan mengempanyekan potensi lahirnya anak stunting akibat menikah usia dini. Baik dilakukan melalui ceramah, maupun pada saat khutbah nikah bagi pasangan calon pengantin.

“Pencegahan anak stunting ini memang harus dilakukan sejak awal, kalau bisa sejak sebelum pembuahan si orang tua sudah mengkonsumsi makanan yang bergizi, sampai ke pola asuh anak. Karena anak stunting tidak 100 persen berada di rumah tangga miskin,” jelas Dedi. Untuk saat ini berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Dinas Kesehatan Lahat, masih ada sekitar 250 balita di Kabupaten Lahat yang mengalami stunting, dengan wilayah tertinggi berada di Kecamatan Kota Lahat dan Merapi Area. (heru/dian)

BERITA TERBARU

Tindak Lanjut Instruksi Kapolri, Polres Lahat Sisir Premanisme

LAHATPOS.CO, Lahat - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan seluruh Polda dan jajaran Polres, untuk memberantas setiap aksi premanisme yang meresahkan masyarakat.   

Tausyiah Kebangsaan MUI di LDII, Bahas 3 Rukun Bernegara

LAHATPOS.CO, Kediri - Pondok Pesantren Wali Barokah yang menjadi mitra strategis LDII dalam melahirkan juru dakwah, menghelat tausiyah kebangsaan. Sebagai narasumber utama...

3 Warga Sukamerindu Positif Covid-19

LAHATPOS.CO, Sukamerindu - Satu warga Gunung Liwat Kecamatan Sukamerindu dinyatakan Positif Covid-19, saat ini warga tersebut sedang menjalankan isolasi di RSUD Besemah...

Asrama Ponpes Raudhatul Ulum Ludes Terbakar

LAHATPOS.CO, Indralaya - Diduga akibat arus pendek listrik enam kamar asrama Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Sakatiga Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir ludes...

Lihat Status Medsos Lurah, Kanit Provos Sambangi Warga Terbaring Sakit

LAHATPOS.CO, Pagar Alam - Melihat di media sosial adanya warga yang sudah lama terbaring diatas kasur membuat Kanit Provos Polsek Pagar Alam...

Guru SMK Korban Kereta Api

LAHATPOS.CO, Lahat - Sial dialami Herdianing Pramesti (36), warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan. Wanita yang juga guru ASN SMK Negeri...

Pernikahan Dini Picu Anak Stunting

LAHATPOS.CO, Lahat - Selain pola asuh yang kurang baik, akses layanan kesehatan yang terbatas, minimnya makanan bergizi hingga akses air bersih dan sanitasi,...

Buka Kelas Reguler Khusus

LAHATPOS.CO, Lahat - Sebagai bentuk dukungan agar masyarakat dapat mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi, Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Yayasan Pendidikan Islam (STIT-YPI)...

SMA Santo Yosef Lahat Adakan Temu Alumni Virtual

LAHATPOS.CO, Lahat - Setelah sukses menyelenggarakan kegiatan webinar parenting secara virtual pada Sabtu (20/03) lalu, SMA Santo Yosef Lahat kembali akan melaksanakan...